Jumat, 25 November 2011

Kuliner Khas Kota Arema 'Es Krim Oen'


Letak Toko Oen ini berada di jalan Basuki Rahmat, depan McD Sarinah Malang dan bersebelahan dengan Gramedia.
Memang suasana kuno masih terasa di sana sini. Di salah satu pojok ruangan terdapat piano dan radio kuno. Radionya berukuran cukup gede. Para pelayannya mengenakan seragam putih-putih model jaman dulu.

Nuansa tempo dulu dan resep yang ada di Toko Oen bukanlah sengaja diciptakan untuk memanjakan lidah para pelancong saat ini, melainkan karya asli peninggalan dari toko yang berdiri sejak 1930 dan didirikan oleh Oen Maxliem.


"Resep es krim di Toko Oen merupakan asli penginggalan pendirinya," ungkap Asisten Manager Toko Oen, Evo Kristyono.

Evo mengaku, meski harga es krim di sini tergolong mahal, yakni berkisar Rp25 ribu hingga Rp45 ribu, namun para pembeli yang mayoritas dari luar daerah itu tidak keberatan, sebab mereka tujuannya datang untuk bernostalgia dan mengajak anak dan cucunya dengan membeli es krim.

"Banyak juga para pelancong itu asli datang dari Belanda dan mengajak anaknya makan disini," paparnya.

Menurut Evo, tidak hanya resep asli es krim Belanda yang bisa dinikmati para pencinta makanan di sini, melainkan benda-benda kuno yang masih terawat dengan baik bisa pula dinikmati.

"Keaslian interior toko ini yang bisa membuat pengunjung dan para penggemar kuliner seakan merasakan berada pada tempo dulu," tuturnya.

Ditambah lagi dengan kursi-kursi kuno yang terbuat dari anyaman bambu dan meja berbentuk bundar menambah pas suasana nostalgia serasa berada di Kota Malang zaman kolonial dulu.


Diunggah oleh : www.google.com
bennychandra.com
adhimaswijaya.wordpress.com
Diunggah dengan pengubahan.